cinta kami ada dalam secangkir kopi, sepotong coklat, dan di blog ini..

Showing posts with label IT. Show all posts
Showing posts with label IT. Show all posts

Friday, 16 January 2015

Tok Tok Ped Ped


Karena rumah saya di kampuang nun jauh di mato, maka saya lumayan sering berbelanja online karena terkadang barang yang saya butuhkan sulit di dapat di sini. Atau kalo pun ada, harus jauh-jauh atau ribet nyarinya. Jadilah belanja online jadi alternatif pilihan termudah untuk saya. Cuma ya itu, terkadang ongkirnya memang bikin jantungan, secara rumah saya pan jauh dari pengiriman barang-barang itu. 

Terakhir online shopping, baru kemarin, saya nyari buku Bayiku Anakku karangan dr. Purnamawati. Sebenarnya ini bukan buku baru, malah saya sudah punya buku serinya setelah ini yang saya beli secara online juga ketika hamil si Ed, judulnya Smart Parents for Healthy Children yang berisi tanya jawab. Jadi buku pertama (yang baru mau saya beli sekarang) ini berisi teori, buku kedua semacam aplikasi dari teori itu. 

Setelah banding-bandingin dari berbagai online shop, ternyata harga di Tokopedia yang paling murah. Sebenarnya pingin beli lewat YOP (Yayasan Orang Tua Peduli) langsung aja karena mereka semacam 'agen' resmi dari buku ini, tapi ga tahu kenapa sulit sekali diakses sehingga saya memutuskan untuk ambil dari Tokopedia ini. Sekalian saya beli 1 buku lain biar ga rugi di ongkos kirim. 

Tapi saya kecewa nih dengan pelayanan di Tokopedia. Mungkin ini hanya pengalaman pribadi, mungkin juga pelanggan yang lain merasa puas, tapi tidak untuk saya. Dimulai dari saya yang sudah transfer pembayaran via ATM, ternyata bank yang saya pake ga ada di list Konfirmasi Pembayaran. Mau ngisi sendiri nama bank juga ga tersedia fasilitasnya sehingga saya ga bisa melakukan konfirmasi. Kemudian saya menghubungi Customer Service lewat Layanan Pengguna di website nya. Layanan Pengguna ini pun tidak serta merta dibalas sampe beberapa hari, sehingga saya mencari akun Facebook Tokopedia  untuk menulis komentar. Respon di FBnya lumayan cepat, dan saya bisa melakukan konfirmasi pembayaran karena di form konfirmasi sudah tercantum nama bank saya. Tapi tetap saja saya gondok karena berapa hari sudah waktu yang terbuang? 

Setelah melakukan konfirmasi pun, masalah tidak selesai begitu saja. Besoknya saya mendapat email yang berisi pemberitahuan bahwa verifikasi pembayaran gagal karena pembayaran tidak mereka terima sehingga saya harus mengirim bukti pembayaran. Ya ampuuunn...saya sempat mutung mau mengikhlaskan uang yang sudah saya transfer aja. Males banget muter-muter gini. Tapi mau kemana lagi saya nyari buku itu ? Yo wis lah, saya jepret itu bukti transaksi saya, dan saya kirimkan ke email sesuai petunjuk mereka. Mudah-mudahan masalah sudah selesai dan saya tidak perlu ribet dengan prosedur ini itu lagi. Sampe sekarang saya masih menunggu barang pesenan saya. Belum tahu kapan sampainya.

Sebenarnya kalo dicermati, belanja di Tokopedia lebih aman karena pembayaran baru diteruskan ke pihak penjual setelah barangnya kita terima. Tapi dengan pengalaman pertama kali di Tokopedia yang ga menyenangkan ini membuat saya sedikit males untuk mengulangnya. Jika dibandingkan di Lazada, pelayanan di Tokopedia  ini jelas kalah jauh. Setidaknya ini menurut pengalaman saya ya. Saya yang juga pernah belanja di Lazada, merasakan bahwa mereka selalu update informasi sekecil apa pun ke nomor HP dan email kita. Pelayanannya cepet dan profesional banget.

Lagi-lagi ini cuma pendapat pribadi ya. Monggo dipilih tempat belanja online yang paling nyaman dari bejibun pilihan yang ada sekarang.  
Read More

Wednesday, 26 June 2013

Dari Mana Google Dapet Duit

Saya sering baca kalo google si search engine yang sangat populer itu kayaaa bangeeeett. Bahkan perusahaan itu terkenal sangat memanjakan pegawainya dengan fasilitas yang mewah dan gaji yang selangit. Tapi saya heran dari mana google dapet duit. Saya dan jutaan orang di dunia ini memang tiap hari ceklak-ceklik dan ga bisa idup tanpa google (lebay, tapi bener kan? hehe), tapi kita ga keluar duit sepeser pun tuh. Bahkan mo download berton-ton byte juga gratis gratis aja kan? Lhah trus dari mana dong dia bisa kaya?


 










Gambar : suasana di kantor google

Nah, ternyata setelah googling sana-sana (pake google lagiii, emang saya ga bisa idup tanpa google deh), saya dapetin sumber dana perusahaan super duper kaya itu. Cekidot!
( source-nya dari sini )

1. SPONSOR. Ketika kamu mengetikkan kata kunci tertentu pada google search engine, maka akan muncul hasil di sebelah kanan layar komputer (sponsored result). Website yang muncul pada sponsored result ini memiliki perjanjian khusus dengan google untuk menampilkan website mereka pada hasil pencariaan tertentu. Contoh apabila kita memasukkan kata kunci “bonsai trees” pada search engine, maka mungkin akan muncul link website yang menjual pohon bonsai pada sponsored result section. Pertanyaannya, bagaimana google menghasilkan uang dari cara ini? Fasilitas google adwords memungkinkan pengiklan potensial untuk memasang iklan mereka, dengan menentukan kata kunci. Setelah menilai iklan tersebut, maka google dapat menentukan penawaran mereka. Mereka menjual kata kunci/keyword ke pengiklan, dan keyword populer dihargai sampai 4rb dolar. Bayangin 1 keyword 4rb dolar kalo ada 10 pengiklan yang memasang iklan di keyword tersebut dan diklik 1 kali tiap hari 1 bulan dapat berapa tuh dari 1 keyword.

2. ADSENSE. Ini adalah program pengiklanan yang paling populer dimana para publisher dapat menghasilkan uang secara online. Pemilik website atau blogger adalah orang yang megambil manfaat besar dari fasilitas ini. Hal ini tergantung traffic dari suatu website atau blog, di mana google akan membayar dengan jumlah tertentu dari setiap iklan yang diklik oleh pengunjung. Dari sini google akan memdapat uang dari sisa harga iklan yang dibayarkan ke publisher website.

3. IMAGE SEARCH.Selain web search, google juga menampilkan iklan-iklan sponsor untuk pencarian gambar. Ini merupakan salah satu sarana untuk mendapatkan uang.

4. GMAIL. ini adalah salah satu layanan email gratisan yang paling populer milik google. Ketika kamu membuat akun email di gmail maka akan muncul pula iklan adsense seperti yang ada pada hasil search engine sesuai dengan relevansi email yang dibuka.

5. YOUTUBE. Saat ini youtube adalah salah satu situs terpopuler sekaligus menjadi portal video terbesar di dunia. Beberapa tahun yang lalu google membeli youtube dan memanfaatkannya untuk memasang iklan adsense pada video dan sidebar youtube.

6. ORKUT. Orkut merupakan social networking milik google. Iklan adsense juga ditampilkan di halaman profil pengguna orkut.  

7. Social networking google-google +

8. ANDROID OS. Sejak booming beberapa tahun yang lalu android segera merangsek ke pasar OS smartphone dan seluler. Dengan membawa nama besar google android kini bersaing dengan windows mobile dan symbian pada segmen ini. Dalam hal ini google berperan sebagai pemberi lisensi untuk google apps yang ditanamkan pada OS android kebanyakan seperti google maps, google earth, atau google news. Dengan ini google akan mendapat uang dari setiap aplikasi yang dibeli oleh pengguna OS ini. Bahkan untuk aplikasi gratispun google tetap mendapat uang dari pengembang yang harus membayar untuk mendapat akun dalam membuat aplikasi tersebut. Pada interface web di OS android, google juga menanamkan fleksibilitas tampilan iklan adsense untuk mempermudah tampilan iklan sponsor melalui google.


Canggih kan cara mereka dapet duit? Jadi saya ga heran lagi deh gimana mereka bisa kaya. Ya selama pengguna google masih banyak, masih banyak juga dong pundi-pundi keuangan mereka. Meski kita ga keluar duit ketika make google, tapi kita lah pasar potensial dari iklan-iklan yang jadi sumber dana google. 


Kira-kira sampe kapan ya google berjaya seperti ini? Hehe..sampe ada pesaing yang lebih hebat.
Read More
Powered by Blogger.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 Everything is Beautiful, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena